Smart City Database #2: Perancangan Entity Relationship Diagram (ERD) - Perwira Learning Center

 

1. Latar Belakang

    Setelah menentukan kebutuhan data pada portal informasi, tahap selanjutnya adalah merancang hubungan antar data menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). ERD digunakan untuk memvisualisasikan hubungan antar entitas dalam database sehingga pengembang dapat memahami struktur data sebelum implementasi dilakukan pada sistem backend. Pada proyek Portal Smart City Purbalingga, terdapat berbagai fitur seperti informasi wisata, berita daerah, event, pelayanan publik, statistik kota, hingga pemetaan lokasi bangunan. Banyaknya fitur tersebut menyebabkan kebutuhan database menjadi lebih kompleks sehingga perancangan ERD menjadi tahap yang penting.


2. Alat dan Bahan

A. Perangkat Lunak

  • Sistem Operasi Linux (atau lainnya)
  • Visual Studio Code (atau text editor lainnya)
  • XAMPP
  • MySQL
  • phpMyAdmin

B. Perangkat Keras

  • Laptop / PC
  • Koneksi internet (opsional)

3. Pembahasan

3.1 Pengertian ERD

    ERD (Entity Relationship Diagram) atau diagram hubungan entitas adalah sebuah diagram yang digunakan untuk perancangan suatu database dan menunjukan relasi atau hubungan antar objek atau entitas beserta atribut-atributnya secara detail. Dengan menggunakan ERD, sistem database yang sedang dibentuk dapat digambarkan dengan lebih terstruktur dan terlihat rapi.

ERD membantu developer dalam:

  • Menentukan entitas yang dibutuhkan
  • Menentukan atribut setiap tabel
  • Menentukan relasi antar tabel
  • Menghindari redundansi data

Pada proyek ini, ERD digunakan sebagai acuan sebelum database diimplementasikan pada MySQL.


3.2 Identifikasi Entitas pada Database Smart City

Berdasarkan kebutuhan sistem, terdapat beberapa entitas utama:
  1.  users, menyimpan data pengguna/admin
  2.  berita, menyimpan informasi berita
  3.  event, menyimpan agenda kegiatan
  4.  pengumuman, menyimpan informasi pengumuman
  5.  pelayanan, menyimpan layanan publik
  6.  wisata, menyimpan data destinasi wisata
  7.  ratings, menyimpan penilaian wisata
  8.  ticket_orders, menyimpan pemesanan tiket
  9.  buildings, menyimpan data bangunan
  10.  building_categories, kategori bangunan
  11.  building_groups, kelompok bangunan
  12.  map_markers, titik lokasi peta
  13.  kecamatan, data wilayah kecamatan
  14.  desa, data wilayah desa
  15.  statistik_kota, data statistik kota
  16.  statistik_grafik, visualisasi statistik

3.3 Relasi Antar Tabel

Beberapa tabel saling terhubung untuk mendukung fitur sistem. Berikut gambarannya :


3.4 Kesimpulan

    Perancangan ERD merupakan tahap penting dalam pengembangan Portal Smart City Purbalingga karena membantu developer memahami hubungan antar data sebelum sistem diimplementasikan. Dengan banyaknya fitur seperti wisata, pemetaan bangunan, berita, pelayanan, dan statistik kota, ERD menjadi fondasi utama agar database tetap terstruktur dan efisien.

4. Daftar Pustaka

Dicoding. (2021, 25 Agustus). Memahami ERD, Model Data, dan Komponennya. Diakses dari: https://www.dicoding.com/blog/memahami-erd/

Post a Comment

0 Comments