Smart City Database #3: Normalisasi Database - Perwira Learning Center

1. Latar Belakang

    Pada proyek Portal Smart City Purbalingga, sistem memiliki berbagai fitur seperti informasi wisata, berita, event, pelayanan publik, data wilayah, serta pemetaan bangunan. Banyaknya jenis data tersebut menuntut database yang rapi dan terorganisir agar sistem dapat berjalan secara optimal. Oleh karena itu, dilakukan proses normalisasi database untuk memecah data menjadi beberapa tabel yang lebih spesifik sehingga redundansi data dapat dikurangi dan hubungan antar data menjadi lebih efisien.

2. Alat dan Bahan

A. Perangkat Lunak

  • Sistem Operasi Linux (atau lainnya)
  • Visual Studio Code (atau text editor lainnya)
  • XAMPP
  • MySQL
  • phpMyAdmin

B. Perangkat Keras

  • Laptop / PC
  • Koneksi internet (opsional)

3. Pembahasan

3.1 Pengertian Normalisasi Database

    Normalisasi database adalah proses pengorganisasian data dalam suatu basis data untuk mengurangi redundansi dan meningkatkan integritas data. Proses yang terjadi didalam normalisasi database mencangkup membersihkan atau mengatur data sehingga mampu menciptakan data dan terstruktur dengan baik sesuai stabdar. Dalam proses normalisasi, tabel-tabel dalam database diatur sedemikian rupa sehingga setiap tabel hanya mengandung informasi yang terkait langsung dengan satu entitas tertentu.

Tujuan normalisasi:

  • Mengurangi data duplikat
  • Mempermudah pengelolaan data
  • Menjaga konsistensi informasi
  • Meningkatkan efisiensi database
    Normalisasi memiliki beberapa tahap, yaitu bentuk 1NF (bentuk normal pertama) dengan syarat bahwa data harus atomic value untuk memastikan konsistensi data, lalu bentuk 2NF (bentuk normal kedua) untuk menghilangkan ketergantungan parsial, dan bentuk 3NF (bentuk normal ketiga) untuk memastikan tidak ada ketergantungan transitif.

3.2 Bentuk 1NF

Pada tahap awal, data masih disimpan dalam satu tabel besar seperti berikut:

Masalah:

  • Data lokasi bercampur dengan data wisata
  • Data harga bercampur dengan data utama wisata
  • Sulit jika satu wisata memiliki banyak rating

Agar memenuhi 1NF, setiap kolom harus memiliki nilai tunggal dan tidak boleh ada data berulang dalam satu kolom.


3.2 Bentuk 2NF

Pada tahap ini, data mulai dipisahkan berdasarkan fungsi masing-masing.
  • Tabel Wisata

  • Tabel Kecamatan

  • Tabel Desa

  • Tabel wisata_harga 
Dipisah dari tabel wisata karna harga wisata relatif berubah berdasarkan tipe harinya.

3.3. Bentuk 3NF

Pada tahap ini, atribut yang tidak memiliki ketergantungan langsung dipisahkan ke tabel baru.

  • Sebelum tabel dinormalisasi :

  • Setelah tabel dinormalisasi :
- Tabel Users
- Tabel Wisata

- Tabel Rating

4. Daftar Pustaka

Direktorat Pusat Teknologi Informasi. (2025, 23 Agustus). Normalisasi Database: Konsep, Tujuan, dan Manfaatnya. https://it.telkomuniversity.ac.id/normalisasi-database/

Post a Comment

0 Comments